Kala itu seolah rembulan dapat tergenggam,
Seolah iringan orbit begitu terasa mengitari,
Seolah tuan berambisi tuk ikut tenggelam,
Sedang rasa, kian tlah memenuhi diri.
.
Terkadang jiwa ikut bingung atas tingkah lakunya,
Hingga rerumputan pun ikut heran melihat nya,
Hingga mentari semakin silau di buatnya,
Lalu sang kejora pun jatuh atas nya.
.
Terkadang tuan melambaikan tangan nya
Terkadang tuan memancarkan tawa nya
Terkadang tuan seolah terkesima atas nya
Terkadang tuan seolah tak ingin jauh dari nya
Terkadang tuan menyalurkan kalimat indah nan menyejukkan hati
Terkadang tuan menumbuhkan hasrat gemilang
Terkadang pula, tuan kian membuat diri tak ingin jauh dari nya...
Namun...
Entah mengapa, tuan terkadang memang membingungkan,
Hingga dedaunan seolah ikut heran terhadap nya,,
Terkadang tuan memulai, namun mengakhiri.
Terkadang tuan berbicara, namun terdiam.
Terkadang tuan berambisi, namun terenyuh.
Terkadang tuan tertawa, namun penuh duka.
Terkadang tuan tersenyum, namun mengernyitkan dahi.
Terkadang tuan menjadi sahabat, namun berubah seolah musuh.
Terkadang tuan muncul, namun menghilang tanpa jejak.
Terkadang tuan berlari, namun tak sampai.
Terkadang tuan menulis, namun tak tau untuk siapa kian di tulis.
Terkadang pula tuan hidup, namun seolah mati tanpa bekas.
.
Penghuni langit pun kian heran di buat nya...
Entah untuk apa ia singgah sejenak lalu pergi tanpa kabar dan salam,,
Entah untuk apa ia melewati tanpa menegur sang alam,,
Dan entah untuk apa ia kembali jikalau hanya untuk pelampiasan sang malam,,
.
.
Guntur yg kian bergema pun seolah ikut heran di buat nya...
Kalimat nya selalu membuat diri meleleh,
Hingga rembulan pun ikut tersenyum melihat wajah nya,
Begitu pula dengan gerak - gerik nya yang begitu menawan,
Hingga pepohonan seolah tunduk di lewati nya,,
.
Namun,,
Ia memang benar - benar membingungkan.,,
Hingga musim semi, seolah menjadi musim gugur seketika..
Entah kemana ia berlabuh,
Entah dimana ia mengaduh,
Dan entah dengan siapa ia beradu,
.
Mungkin memang benar - benar tlah lupa
Mungkin memang benar - benar tlah di lupa...
.
Namun dalam hembusan sang angin,
Seolah ku merasakan dekat nya detak jantung itu...
.
Smoga lekas bersua.. 😢
._OyekJiddan_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar