Kala itu kegelapan merajut dengan untaian benang yg bersatu padu,, mengelilingi lintasan sinar mentari yg kian menyinari daratan luas sang bumi...
.
Kala itu seolah sinaran mentari tak tampak di penghujung siang, sebab serabut kegelapan yg kian mengitarinya...
.
Kala itu,, percikan api seolah menyentuh lapisan kulit yg tipis lagi tak berpelumas..
Beruntunglah, ada percikan air yg lebih deras berhasil memadamkan api yg kian membesar.
Namun,,
Di balik padam nya sang api,,
Ia masih menyisakan abu hitam berlambang kekuatan,
Serta air berlambang kejernihan fikiran...
_Oyekjiddan_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar